example banner
.

Terkait Temuan di Alfamart, Komisi II DPRD Minut Akan Panggil Hearing Pimpinan Perusahaan

AIRMADIDI,pojoksulut.id– Alfamart Desa Karegesan di Minahasa Utara ditemukan banyak pelanggaran oleh Komisi II DPRD Minut saat melakukan kegiatan Turun Lapangan (Turlap) yang dipimpin ketua komisi Jimmy Mekel dan turut dihadiri juga oleh Koordinator Komisi II Olivia Mantiri, Wakil Ketua Komisi II Shintia Erkles, Marssel, Vonni Rumimpunu, Edwin Nelwan, Frederik Runtuwene dan Paultje Sundah. Selasa 9 Februari 2021.

Sebagai perusahaan besar yang sudah lama beroperasi, seharusnya sudah lengkap persyaratan perusahaan. Namun ini tidak. Malahan terkesan pandang enteng.

Temuan itu yakni, pembuangan limbah yang bermasalah (tidak ada penampungan), peruntukan dana Tanggung Jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) yang tidak jelas, serta permasalahan tenaga kerja dalam hal perekrutan tenaga kerja lokal.

Stendy S Rondonuwu selaku anggota Komisi II dari Partai Demokrat mempertanyakan, kontribusi dari pihak perusahaan yang tidak jelas.

“Terkait IPAL tidak jelas, dan sampai saat ini saya mempertanyakan CSR dari pihak perusahaan. Begitu juga pajak air tanah, diduga belum pernah dibayarkan pihak perusahaan. Jadi saya belum melihat kontribusi yang diberikan pihak Alfamart, semua tidak jelas,” ungkap Rondonuwu.

Sedangkan Koordinator Komisi II Olivia Mantiri pun mempertanyakan pembuangan air limbah kotoran dari kamar mandi yang nyata-nyata terlihat, masih mengalir di luar tempat pembuangan yang.

“Begitu juga dengan penampungan oli bekas, itu dibawah ke mana?, apakah ada pihak yang mengelola atau apa?,” tanya Mantiri.

Terkait permasalahan ini, Ketua Komisi II  Jimmy Mekel mengatakan pihaknya akan memanggil pimpinan Alfamart untuk hearing dan menindaklanjuti temuan tersebut.

“Ya, pasti kami akan memanggil hearing. Dan kami minta pada waktu hearing harus dihadirkan pimpinanya,” kata Mekel.

Sementara itu, General service manager Danang Firmansya menjelaskan bahwa oli bekas sisa pemakaian dari generator set tersimpan dalam gudang.

“Kalau pemakaian Oli bekas untuk mesin disimpan di gudang genset. Dan itu ada vendor akan mengambilnya. Kita sudah bekerjasama dengan mereka,” jelas Danang.
(**)

About The Author

Reply

example banner
.