Tangkal Bahaya Radikalisme Pol Airud Minsel Gelar Penyuluhan Masyarakat Pesisir

AMURANG, pojoksulut.id – Bertempat di Aula Kantor Kelurahan Bitung Kecamatan Amurang Kabupaten Minahasa Selatan, Satuan Polisi Perarian dan Udara (Sat Pol Airud) Polres Minsel menggelar penyuluhan terkait dengan bahaya paham radikal, ajaran sesat dan anti Pancasila serta sosialisasi proses penegakan hukum di perairan kepada masyarakat yang tinggal di pesisir pantai Kelurahan Bitung, Kamis (12/03/2020).

Kegiatan tersebut diikuti oleh peserta yang terdiri dari nelayan dan warga sekitar.

Kasat Pol Airud Polres Minsel IPTU Stenly Sarempa, SH. mengajak seluruh masyarakat untuk menolak paham radikal, ajaran sesat dan anti Pancasila karana dapt merusak kesatuan dan persatuan bangsa.

“Paham radikalisme saat ini sudah mulai cukup mempengaruh masyarakat kita hinga sampai kepelosok desa, meskipun jumlahnya tidak banyak, namun hal demikian harus segera diantisipasi dan dicegah agar paham radikalisme tidak cepat menyebar luas”, ujar Kasat polair Air Iptu Stenly Sarempa, SH.

Untuk itu Kasat ingatkan kepada masyarakat terus mewaspadai pendatang yang tidak dikenal dan jangan segan menanyakan identitasnya.

“Tingkatkan kewaspadaan. Jika ada warga pendatang baru, jangan segan-segan untuk menanyakan identitas serta maksud kedatangannya,” ujar Kasat Polairud.

Lanjutnya hal tetsebut untuk mencegah adanya kelompok maupun pihak-pihak tertentu yang akan menyebarkan paham yang bertentangan dengan ideologi bangsa Indonesia.

“Kalau melihat atau mengetahui adanya upaya penyebaran paham radikal, ajaran sesat, dan anti Pancasila, yang dilakukan oleh kelompok tertentu, segera laporkan kepada pihak yang berwenang,” tambah Kasat Pol Airud.

Sementara Kepala Kelurahan Bitung Roosje Tandaju, S. Sos mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh Pol Airud Minsel dalam rangka mencecah paham radikal dan anti Pancasila.

“Saya berterima kasih kepada Pak Kasat Pol Airud Polres Minsel, telah melaksanakan kegiatan penyuluhan di sini, semoga penyuluhan ini bermanfaat bagi masyarakat.” ujar Lurah Roosje Tandaju.

Kegiatan penyuluhan ini diwarnai dengan pemberian bantuan berupa jaket dan ban pelampung kepada dua kelompok nelayan yang ada di pesisir pantai Kelurahan Bitung .

(sivriet)

About The Author

Reply