example banner
.

Tak Patuhi Himbauan Pembatasan Hari Pasar, Pedagang Yang Melanggar Akan Ditindak Tegas

AMURANG, Pojoksulut.id –  Pemberlakuan pembatasan hari pasar oleh PD Pasar Cita Waya Esa sejak surat edaran yang dikeluarkan bulan maret lalu nampaknya belum sepenuhnya di dipatuhi oleh para pedagang yang ada di Pasar 54 Amurang ini.

Padahal edaran pembatasan hari pasar dikeluarkan untuk mencegah penularan virus corona di pusat ibu kota Kabupaten Minahasa Selatan.

Plt. Direktur operasional Perusahan Cita Waya Esa Jacky Wauran,  ST. mengatakan sebelumnya keberadaan pasar yang menjadi pertemuan banyak orang ini mendapat sorotan sehingga harapan pemerintah harus dilakukan pembatasan sosial.

“Jadi yang kita lakukan itu berdampak karena yang kita batasi hanya satu dua hari justru menimbulkan dampak kontak fisik, itu yang kami amati di lapangan, banyak masyarakat yang masih berdesakan di pasar, oleh karena itu kami kaji dan tambah hari pasar untuk mengantisipasi kerumunan” ucap Wauran.

Dijelaskan pula ketika mendengar adanya pedagang yang masih berjualan, pihaknya langsung melakukan upaya peneguran terhadap para penjual, namun untuk mengambil ketegasan masih sangat terbatas.

“Bahwa nantinya apabila ada pedangang yang tidak mematuhi edaran ini akan diperhadapkan dengan aturan dan ketentuan oleh pihak-pihak yang berkompoten untuk menertibkan itu, pihak yang berkompoten adalah pol PP dan pihak keamanan Polsek bahkan dari pihak Satgas penanggulangan Covid 19, juga dari TNI,” jelas Plt.Dirut  Operasional PD ini.

Dia berharap Pol.PP dan unsur pemerintah kelurahan setempat bersama-sama pihak PD turun dalam melakukan penindakan dilapangan.

“Berharap ada dukungan dari pemerintah kelurahan dan pihak pedagang agar apa yang diharapkan bersama terkait edaran ini yang tujuannya memutus mata rantai penyebaran Covid 19 bisa tercapai sesuai harapan kita bersama.” tandasnya.

Sementara salah satu pedagang pasar mengatakan bahwa himbauan pemerintah telah ditaati namun melihat masih banyak penjual yang masih berdagang.yang lain ikut berjualan.

“Tentunya harus ada petugas dari PD Pasar dan Pol.PP supaya ada ketegasan untuk patuhi himbauan pemerintah, tapi yang tetjadi kami berusahs tutup sementara yang lain buka,” tandas pedagang yang namanya enggan disebut.

(sivriet)

About The Author

Reply

example banner
.