example banner
.

SDM dan KESEMPATAN 

Oleh: Efraim Lengkong

Tepat tanggal 25 Desember 2019 genap 15 bulan Ir Royke Octavian Roring, MSi (ROR) bersama Robby Dondokambey S.Si (RD) nahkodai Kabupaten Minahasa. 

Masih jelas dalam telinga rakyat kecil (wong cilik) gema restorasi di Minahasa.

Dalam pemikiran saya saat itu apa yang akan direstorasi (dikembalikan) di Minahasa ??? Apakah Danau Tondano yang akan dikembalikan seperti dulu… airnya dingin dan dalam juga banyak ikan momboya…? Ataukah mental “politikus nakal dan kebijakan-kebijakan yang menyulitkan rakyat termasuk didalamnya penempatan pejabat-pejabat daerah yang diisi demi kepentingan partai politik yang perlu direstorasi…? 

Mungkinkah…pemimpin yang baru akan memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk membangun daerahnya sendiri “dengan tidak mengadopsu dari luar” supaya SDM mereka tersalur dan semakin berkembang.

Ataukah anggaran bea siswa yang perlu ditambah dan diberikan kepada orang yang pantas menerimanya “agar SDM Tou Minahasa semakin unggul.

Kabupaten minahasa yang dulunya mempunyai luas wilayah 1.025,85 km2.

Kemudian berdasarkan.Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2003 tentang Pembentukan Kabupaten Minahasa Selatan dan Kota Tomohon di Provinsi Sulawesi Utara oleh DPR RI maka pada 4 agustus 2004 Minsel dan Tomohon resmi berpisah dengan Kabupaten Minahasa dan diikuti dengan Minahasa Utara berdasar uu RI No.33- tanggal 18 Desember 2003.

Kabupaten Minsel kemudian dimekarkan kembali dengan menelurkan Kabupaten Minahasa Tenggara.

Dan jauh sebelumnya Bitung sudah lama lepas dari Kabupaten Minahasa. 

Dari segi pembangunan dan pelayanan publik dampak pemekaran kabupaten sangat positif.Timbul pertanyaan bagaimana dengan KabupateMinahasa Induk (mother district) “ibarat sang ibu yang hampir kehabisan air susu”.

Untung “moratorium tentang pemekaran” belum dicabut, kalau tidak maka Minahasa bagian barat dan Langowan akan terpisah.Berkaca dari “realita” maka pemimpin “mother district” dituntut untuk meningkatkan SDM pada generasi muda dan menempatkan mereka pada posisi yang tepat tanpa melihat warna dan golongan agar supaya tidak ketinggalan dengan kabupaten baru dengan berpedoman “Umur tidak dapat dilewati” 

### I Yayat U Santi. ###

 

About The Author

Reply

example banner
.