example banner
.

Pilhut Mitra, Panitia dan Pengawas Desa Dituntut Netral

RATAHAN,pojoksulut.id — Wakil Bupati Minahasa Tenggara (Mitra),Drs Jesaja Jouke Legi, membuka sosialisasi dan pengawasan Pemilihan Hukum Tua (Pilhut) di sport hall kantor bupati, Senin (26/8/2019).

Dihadapan 400 peserta yang mengikuti sosialisasi tersebut, Wabup Legi mengingatkan agar netralitas panitia dan pengawas dalam menjalankan tugas sebagai panitia dan pengawas Pilhut.

“Saya ingatkan kepada seluruh panitia maupun pengawas desa agar tunjukan netrlalitas. Kepada siapapun calon Hukum Tua nanti, kalian harus netral. Jangan memihak,’ ujarnya.

Wabup Legi menjelaskan, calon hukum tua dilarang menjanjikan dan memberikan barang atau uang money politik.

“Kalau kedapatan dan terbukti,  calon tersebut akab didiskualifikasi,”tegasnya.

Sementara itu, Sekda Mitra Drs Robby Ngognoloy mengatakan bahwa, ASN tidak diperkenankan ikut mencalonkan diri dalam Pilhut, dikarenakan Pemkab Mitra kekurangan PNS.

“PNS dilarang memberikan dukungan kepada salah satu calon. Baik saat memberikan sambutan di tengah masyarakat,”paparnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Drs Boy Akay mengatakan bahwa kehadiran para hukum tua dan panitia pengawas desa adalah untuk mendengar serta mensosialisasikan tugas dan wewenang dalam Pilhut nanti.

“Sejak kemarin, tahapan Pilhut sudah di mulai,”tandasnya.

Diketahui, Pilhut Mitra akan dilaksanakan 20 September 2019 mendatang di 100 desa.

(fred)

About The Author

Reply

example banner
.