example banner
.

Pelaku Karhutla di Wilayah Likupang akan Diproses Hukum

AIRMADIDI,pojoksulut.id —- Untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Likupang, Camat Likupang Timur Vandy S Posumah SSTP bertemu dengan Danramil Likupang Kapten (Inf) Sunaryoh, Selasa (3/9/2019).

Dalam pertemuan tersebut, mereka merangkum sejumlah data di mana ada tujuh desa yaitu Desa Pulisan, Marinsow, Winuri, Kalinaun, Maen, Wineru dan Likupang Satu yang  rawan terjadinya Karhutla.

“Penyebab terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Likupang ini karena ada unsur kesengajaan dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,”jelasnya.

“Misalnya ada pembukaan lahan baru oleh warga. Setelah membersikan dan membakar rumput, hanya dibiarkan begitu saja tidak dipantau lagi apakah apinya sudah padam atau belum,”tambah Posumah.

Ia menambahkan, pihaknya telah memberikan pemahaman dan himbauan kepada masyarakat tentang bahaya Karhutla ini.

“Saya berharap akan kesadaran masyarakat dalam mengantisipasi masalah kebakaran hutan dan lahan yang sering kali terjadi di wilayah kita, agar tidak ada pihak yang dirugikan. Apabila terjadi lagi dan terbukti oleh aparat bahwa ada  unsur kesengajaan dari oknum tersebut, maka akan di proses secara hukum,”tegas Posumah.

Hal senada juga dikatakan Danramil  Likupang Kapten Infanteri Sunaryo. Menurutnya, sebagai upaya untuk mencegah hal-hal tersebut, dihimbau kepada masyarakat jangan membakar hutan sembarangan, dan apabila ada warga yang hendak membuka lahan baru, agar berhati-hati kalau membakar rumput.

“Kalau perlu harus dijaga sampai apinya benar-benar padam. Dengan menggunakan air, pasir atau tanah karena mengingat kendaraan pemadam kebakaran lokasinya jauh,”katanya.

(vhy)

About The Author

Reply

example banner
.