example banner
.

Minahasa Utara Paling Rawan Pilkada se Sulut, Ini Acuan IKP

AIRMADIDI, pojoksulut.id– Kabupaten Minahasa Utara (Minut)  tempati urutan ke 9 daerah paling rawan se Sulawesi Utara (Sulut) dari 270 Kabupaten/ Kota di Indonesia dalam penyelenggaraan Pilkada.

Hal ini diketahui pada kegiatan peluncuran Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) Pilkada serentak 2020 yang digagas Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Republik Indonesia (RI). Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin. Selasa (25/02/2020) di Jakarta.

Komisioner Bawaslu Minut Divisi Pengamanan, Humas dan Hubungan Antar Lembaga Rahman Ismail SH mengatakan, Bawaslu RI telah melakukan pemetaan IKP dalam tiga level yakni Sedang, Rendah dan Tinggi. Dan secara khusus Kabupaten Minut berada pada level rawan tinggi dengan skor 70.62 persen.

“Artinya disini menjadi tanda awas untuk seluruh pihak penyelenggara bahkan kami Bawaslu, sebab secara nasional IKP Minut berada pada posisi 9 besar dari 270 daerah yang menggelar Pilkada. Untuk skala Pulau Sulawesi, IKP Minut diurutan 4, sementara di Sulut, Minut urutan pertama tingkat kerawanan Pilkada,” jelas Maman sapaan akrabnya.

Lanjut dikatakan Maman dengan diketahuinya IKP Minut tertinggi se-Sulut bahkan 10 besar se Indonesia, maka langkah kedepan dari Bawaslu Minut adalah secara preventif dan persuasive malakukan langkah-langkah pencegahan, terhadap peluang atau potensi terjadi pelanggaran terhadap aturan penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020.

Berikut ini 4 dimensi yang menjadi acuan IKP yakni :

1. Dimensi Konteks Sosial dan Politik dengan subdimensinya terdiri atas Keamanan Lingkungan, Otoritas Penyelenggara Pemilu, Otoritas Penyelenggara Negara, dan Relasi Kuasa di tingkat lokal.

2. Dimensi pemilu yang Bebas dan  Adil dengan subdimensi terdiri dari Hak Pilih, Pelaksanaan Kampanye, Pelaksanaan Pemungutan Suara, Ajudikasi Keberatan Pemilu, dan Pengawasan Pemilu.

3. Dimensi kontestasi dengan subdimensinya yakni Hak Politik, Proses Pencalonan, dan Kampanye Calon.

4. Dimensi Partisipasi dengan subdimensinya yakni Partisipasi Pemilih, Partisipasi Partai Politik, dan Partisipasi Publik.

“Diketahui dari empat dimensi sebagai acuan penilaian IKP, Minut memiliki indeks tertinggi. Ini merupakan tanda awas bagi kami sebagai Bawaslu, untuk mengawal proses Pilkada di Minut, menuju pada pelaksanaan yang benar-banar berkualitas, akuntabel dan bermartabat sebagai harapan bersama sesuai aturan yang berlaku,” tutup Maman.

(vhy)

About The Author

Reply

example banner
.