example banner
.

Karyawan Ex Sakura Mart Padati Disnaker Minsel,Manejemen Sakura Mart Ulur Waktu Beri Pesangon

Minsel,pojokdulut.id- Puluhan Karyawan Ex Sakura Mart Padati Dinas Tenaga kerja (Disnaker) Kabupaten Minahasa Selatan pada Selasa,(02/03/2021)Kemarin.

Kedatangan 50 lebih Para karyawan Eks Sakura Mart meminta agar Dinas Tenaga Kerja Minahasa Selatan Untuk dapat mendengar keluh kesah dalam hal ini Pesangon yang masa kerja selama kurang lebih 12 Tahun dan ada juga yang 10 Tahun yang sampai saat ini belum ada Etikat Baik dari CV Sakura Mart untuk membayarkan Pesangon.

Kehadiran puluhan karyawan eks Sakura Mart Yang memadati Disnakertrans tersebut Saat itu mengundang perhatian khusus dari Bupati Franky Donny Wongkar,SH,Puluhan karyawan tersebut langsung menyampaikan apa yang menjadi permasalahan mereka sehingga mereka datang ke Dinas Tenaga Kerja Minahasa Selatan

Mendengar keluhan para karyawan,Bupati FDW saat itu pun langsung memerintahkan Kadis Disnakertrans Sonny Maleke untuk segera menindak lanjuti keluhan puluhan karyawan tersebut.

Ditemui Media ini di ruang kerja Kadis Disnaker Minsel Sonny Maleke terkait Permasalahan tersebut mengatakan

“Besok kami akan segera memanggil pemilik perusahaan Eks Sakura Mart dan Para Eks Karyawan untuk mediasi, setelah itu kami akan menyampaikan hasil pertemuan bersama pak Bupati FDW terkait penyelesaian pesangon para karyawan.”Tutur Maleke.

Lanjutnya,Para Karyawan telah menyampaikan apa yang menjadi dasar mereka ke sini, “Mereka menuntut Pesangon dan itu adalah Hak sebagai karyawan apabila di PHK oleh pihak perusahaan,dan perusahaan wajib membayar pesangon sesuai ketentuan yang berlaku.”Ucap Maleke

Ditemui waktu yang sama salah satu LS karyawan yang sudah bekerja selama 12 tahun masa kerja, kepada Media ini mengatakan, “Kami Sudah beberapa kali meminta pertemuan dengan pemilik sakura mart, namun kami hanya diberi janji dan mengulur waktu hingga sampai sekarang belum bisa memberikan kepastian tersebut ”. Ujarnya LS dan BM yang juga karyawan Eks Sakura Mart

Dari pertemuan tersebut terungkap, dimana sebagian besar karyawan tersebut sudah bekerja diatas lima hingga 12 tahun. Bahkan yang lebih memiriskan lagi, sebagian lagi karyawan Eks sakura mart diupah tidak sesuai dengan Upah Minum Provinsi (UMP)

(Hard)

 

About The Author

Reply

example banner
.