example banner
.

Ini Hasil Rapat HT Desa Talawaan Bantik bersama Pemkab Minut

AIRMADIDI,pojoksulut.id– Terkait aksi damai di Kantor Camat Wori pekan lalu, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut) melalui Sekretaris Daerah Ir Jemmy H Kuhu MA, Selasa  30 Maret 2021 mengundang Pemerintah Kecamatan Wori yang diwakili Sekcam Jultce Manopo, Kumtua Desa Talawaan Bantik Woddy V Pangkey SH dan Ketua BPD Freddy Kano SH untuk membicarakan permasalahan yang terjadi sekaligus mencari solusi.

Diketahui, pokok masalahnya adalah pembagian tanah di eks HGU PT Nusa Andika. Sesuai hasil rapat bersama pemerintah desa, BPD dan perwakilan masyarakat pada tahun 2007 lalu dimana sudah dilakukan pemisahan dari PT Nusa Andika dimana sebesar 18,6 Ha diperuntukan kepada masyarakat. Adanya pembagian dari perusahaan itu, maka di atas lahan itu pun langsung di kapling-kapling warga khususnya mereka yang masih menumpang tinggal di lahan milik orang lain.

Kepada wartawan, Hukum Tua Talawaan Bantik Woddy V Pangkey SH menjelaskan, awal masalah ini terjadi karena ada 4 orang yang mempertahankan agar lahan itu jangan dibagikan atau ingin dikuasai sendiri.

” Hal itulah yang memicu kemarahan warga sehingga mereka mendatangi kantor Camat untuk melakukan aksi damai,” jelas Pangkey.

Lanjut dikatakan Pangkey, usai pertemuan dengan Sekda Kuhu akhirnya pihak Pemkab Minut mengeluarkan kebijakan agar tanah tersebut dikosongkan dulu sambil menunggu permohonan dari pemerintah desa akan penetapan kepemilikan lahan.

“Ada 17 orang yang berkebun sudah membuat surat yang meminta agar lahan tersebut di kapleng-kapleng dan itu telah ditandatangani mereka. Disisi lain, Desa Talawaan Bantik tidak ada lapangan bola kaki dan akan disiapkan di lahan itu,” kata Pangkey seraya menambahkan akan segera membuat surat permohonan dari PemDes ditujukan ke Bupati Minut agar masalah ini cepat selesai.
(**)

About The Author

Reply

example banner
.