example banner
.

Gerung : KIP Kebijakan Presiden kepada Masyarakat untuk Mendapatkan Hak Pendidikan

MANADO, pojoksulut.id – Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Sam Rantulangi (Unsrat) Manado Prof Dr Ir Grevo S Gerung MSc mengatakan, Kartu Indonesia Pintar (KIP) merupakan bentuk kebijakan pemerintah yang diluncurkan Presiden Joko Widodo membantu masyarakat mendapatkan hak pendidikan tinggi.

Dijelaskan Grevo, KIP dikelompokkan menjadi dua yakni KIP Kuliah dan KIP Kuliah Afirmasi yang mencakup dukungan bagi penyandang disabilitas, peserta program Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik) untuk Orang Asli Papua di wilayah Papua dan Papua Barat, Wilayah Terdepan, Terluar atau Tertinggal (T3)), serta wilayah yang terkena dampak bencana alam atau konflik sosial.

“Untuk angkatan 2020 yang baru masuk kampus akan mendapat KIP, jadi mereka yang mendapat KIP bebas kuliah dari masuk hingga selesai sama halnya seperti bidikmisi,” kata Grevo Gerung.

Gerung menuturkan untuk semester tiga, lima dan tujuh yang S1 mendapat KIP kuliah, pemerintah akan membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT) tapi dengan batas maksimal Rp 2,4 juta.

“Artinya, ketika UKT-nya 3 juta maka mahasiswa harus menambah 600 ribu untuk menggenapi pembayaran UKT, sedangkan kalau hanya 1 juta UKT maka mahasiswa tidak perlu lagi mengeluarkan biaya. Sedangkan untuk semester sembilan jika mengontrak mata kuliah maksimal dibawa enam SKS, maka uktnya dipotong 50 persen,” jelas dia.

Sementara Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan alumni, Drs Tuerah August Musa Ronny Gosal MSi menambahkan, jumlah keseluruhan untuk mahasiswa Unsrat yang akan menerima KIP dari semester satu hingga tujuh sekitar 2 ribu lebih.

“Berdasarkan Peraturan Menteri (Permen) yang mendapat potongan 50 persen yakni angkatan 2016. Untuk pengurusannya KIP bisa di akses melalui portal inspire, namun sekarang masih menunggu pedoman lebih lanjut,” jelas dia.

Lebih lanjut Ronny Gosal menjelaskan untuk mahasiswa yang sudah membayar UKT, dan lolos di KIP akan ada pengembalian anggaran. Sedangkan untuk syarat mendapat KIP antara lain keluarga terdampak COVID-19, sisanya hampir sama seperti syarat mendapat bidikmisi.

(ing)

About The Author

Reply

example banner
.