example banner
.

Gas LPG 3Kg Langka, Warga menjerit, Harga Tembus Rp. 30.000

AMURANG, Pojoksulut.id – Sejumlah warga masyarakat Kecamatan Amurang Kabupaten Minahasa Selatan mengeluh kelangkaan Gas LPG 3 kilo gram, masyarakat mulai kewalahan mencari gas ukuran melon yang telah berapa hari hilang di pasaran.

Harga Het pangkalan hanya sekitar sebilan belas ribuan kini melonjak naik di warung eceran sampai tiga puluh ribuan.

Ibu Nova warga Kelurahan Bitung Amurang mengeluh karena telah bolak balik, baru ketemu tapi harga beli tiga puluh ribu rupiah.

“Kita so cari di beberapa tempat,  nanti dapat di warung  jauh sana,  mar so Rp. 30.000 depe harga, ” keluh ibu Nova sambil usap keringat yang jatuh dari pipi.

Sementara Ketua Organisasi Masyarakat Laskar Anti Koropsi Indonnesia DPC Minsel  Hanny Pantow menegaskan bahwa seharusnya pihak agen dan pangkalan memiliki stok yang lebih karena penggunaan bagi rumah tangga, rumah makan dan pelaku usaha lainnya menurun, dengan adanya pandemi Covid-19.

“Dengan langkanya gas LPG 3kg hal ini menimbulkan tanda tanya bagi agen dan pangkalan, bahkan kami menduga ada pangkalan yang menjual LPG diluar wilayah minsel dan hal ini mengakibatkan langnya LPG di sejumlah kecamatan yang ada di Kabupaten Minsel. Kami meminta bagian Ekonomi untuk berkoordinasi dengan pihak Satpol PP dan instansi terkait lainnya untuk menindaki juka ditemukan pangkalan yang nakal.” Tegas Pantow.

Sedangkan Ketua LSM Inakor Minsel Noldi Poluakan menilai kelangkaan Gas LPG ukuran melon tersebut  akibat adanya permainan antara pengelola pangkalan dan pengusaha. Ada dugaan gas-gas bersubsidi itu dijual kembali dengan tarif yang jauh lebih tinggi dari pada HET. Dari penjualan tersebut, pemilik pangkalan akan lebih mendapatkan keuntungan serta bisa dijual cepat, hal itu dianggap akan menguntungkan kedua belah pihak. Namun yang terjadi justru masyarakat kembali dirugikan akibat kelangkaan gas tersebut.

“Kita mendesak pihak terkait untuk berkoordinasi dengan instansi lainnya, mengambil tindakan tegas terhadap pangkalan nakal bila terbukti menjual gas dengan harga tinggi, serta harus dilakukan razia  ke restoran pengusaha agar tidak terjadi penimbunan. Kalau dibiarkan tentu yang menderita adalah rakyat miskin,” pungkas Poluakan.

(sivriet)

About The Author

Reply

example banner
.