example banner
.

Ellen Sambut Baik Keringanan Biaya Pendidikan Residen

MANADO, pojoksulut.id – Rektor Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado Prof Dr Ir Ellen Joan Kumaat MSc DEA menyambut positif kebijakan menteri pendidikan dan kebudayaan (Mendikbud), terkait keringanan biaya pendidikan bagi residen.

Surat Nomor : 69868/MPK.E/KU/2020 tanggal 12 Agustus 2020 dan telah ditandatangani Mendikbud Nadiem Makarim, ditujukan ke seluruh Rektor Perguruan Tinggi (PT) penyelengara program dokter spesialis dan sub spesialis atau residen.

Keputusan tersebut ditetapkan setelah mendikbut melakukan pertemuan dengan para rektor dan dekan fakultas negeri membicarakan permasalahan tentang penyelenggara program dokler spesialis dan sub spesialis di tengah pandemi COVID-19.

Sedikitnya ada poin yang ditetapkan Mendikbud, dimana rektor dapat memberikan keringanan biaya pendidikan untuk setiap residen berupa pembebasan uang kuliah atau pengurangan uang kuliah paling sedikit 25 persen.

Selain itu, reklor juga dapat memberikan perpanjangan masa studi untuk menjamin capaian kompetensi residen sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan Kedokteran (SNPK).

Disebutkan juga, rektor bersama Direktur Rumah Sakit Pendidikan (RSP) harus memberikan jaminan kesehatan dan keselamatan bagi residen yang menangani COVID-19 sesuai dengan protokol sesuai kesehatan untuk tenaga kesehatan.

Rektor dapat berkoordinasi dengan Direktur RSP untuk mengupayakan pemberian insentif untuk residen sesuai Keputusan Menteri Kesehatan (KMK) Nomor HK.01.07./MENKES/392/2020 tentang Pemberian Insentif dan Santunan Kematian bagi Tenaga Kesehatan yang menangani COVID-19.

Rektor Unsrat malalui juru bicaranya Max Rembang, mengatakan, surat edaran tersebut tujuannya untuk dijadikan payung hukum dimana pelaksanaannya disesuaikan dengan ketentuan yang dikeluarkan Mendikbud.

Lebih lanjut, Max Rembang menyebutkan surat tersebut adalah kesimpulan pertemuan antara Kemendikbud bersama 18 rektor dan dekan fakultas penyelenggara program pendidikan dokter spesialis-subspesialis pada tanggal 5 Agustus 2020.

Unsrat juga kata Rembang, akan memberikan keringanan Biaya Operasional Pendidikan (BOP) sebagaimana telah dibicarakan pada pertemuan antara pimpinan Unsrat dengan pimpinan Fakultas Kedokteran, Koordinator Program Studi dan perwakilan mahasiswa PPDSp-1 pada Senin, 10 Agustus.

“Namun untuk teknisnya masih akan dibahas lebih rinci lagi. Hal ini perlu dibahas dengan Direktur RSP mengenai jaminan kesehatan dan keselamatan serta insentif bagi residen, agar sesuai dengan KMK,” jelas Rembang, Rabu (12/8/2020).

(ing)

About The Author

Reply

example banner
.