DLH Minsel Izinkan PT TMC Kembali Berproduksi

AMURANG,pojoksulut.id — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), kembali mengizinkan PT TMC yang memproduksi tepung kelapa untuk kembali beroperasi, setelah beberapa waktu lalu, memberikan sanksi administrarif bagi perusahaan yang beralamat di Desa Teep ini.

Hal tersebut dikatakan Kepala DLH Minsel, Roi Sumangkut, saat menghadiri sosialisasi sistim pengolahan limbah pada industri tepung kelapa PT TMC di Hotel Sutanraja Amurang Timur, Senin (22/7/2019).

“Perusahaan (PT TMC) sudah sepakat untuk mematuhi surat keputusan DLH No 40 tahun 2019 tentang sanksi administratif, serta ketentuan-ketentuan apa saja yang harus dilakukan terkait pengolahan limbah,”jelas Sumangkut.

Lanjutnya, PT TMC sudah melakukan berbagai upaya seperti melakukan perbaikan dan pembenahan IPAL, dan hal-hal lainnya yang kami mintakan untuk dipatuhi.

“Berbagai upaya yang sudah dilakukan pihak perusahan serta hasil pengambilan sampel sampai pada bulan Juli ini serta melihat kepentingan masyarakat. Mereka juga menandatangani surat pernyataan  dan hal lainnya yang kami mintakan,”terang Sumangkut.

“Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan bertujuan untuk menyampaikan kepada masyarakat tentang bagaimana peningkatan IPAL yang ada di perusahaan, dan apa progres yang sudah dilakukan pihak TMC,”tambahnya.

Terpisah, pimpinan perusahan dan karyawan PT TMC mengaku bernapas lega atas keputusan DLH Minsel yang memberikan kelonggaran atas sanksi yang diberikan kepada perusahaan tempat mereka bekerja.

“Kami bersyukur, PT TMC bisa berproduksi kembali,”ungkap sejumlah karyawan kepada pewarta.

Diketahui PT TMC telah beroperasi selama kurang lebih 20 tahun, dan mempekerjakan kurang lebih 600 lebih karyawan yang 30 persennya adalah masyarakat DesaTeep, Kecamatan Amurang Barat.

(hard)

About The Author

Reply