example banner
.

Dibakar Api Cemburu, JG Nyaris Hilangkan Nyawa Reza 

AIRMADIDI, pojoksulut.id — Kasus penganiayaan kembali terjadi. Kali ini di depan Universitas Klabat (Unklab), pada Minggu 26/01/2019 pukul 06.00 Wita. JG alias Jo (16) Warga Desa Paslaten, Kecamatan Kauditan, Kabupaten Minahasa Utara (Minut) menikam Reza (19) warga Kema, Kecamatan Kema. Dengan menggunakan senjata tajam jenis pisau sebanyak tiga tusukan, di lehar dan tangan korban.

Dalam Press Release, Senin (27/01/2019) di Aula Polres Minut, Kasat Reskrim  AKP Kadek Dwi Shantika Miharjaya SH menjelaskan kronologi kejadian tersebut.

Adapun motif dari penganiayaan ini adalah dibakar api cemburu. Karena mantan pacarnya JG saat ini sudah menjadi pacar korban.

JG sempat menjalin hubungan asmara bersama mantan pacarnya tersebut sejak 6 bulan yang lalu dan putus tiga hari sebelum kejadian penganiayaan tersebut. Rupanya setelah putus dari JG (tersangka), wanita tersebut langsung menjalin hubungan dengan korban Reza.

Tersangka yang masih duduk di bangku kelas II SMA ini menghubungi mantan pacarnya tersebut dan menjemput di kos-kosan wanita tersebut dengan tujuan untuk mengambil baju tersangka di rumah dari mantan pacarnya itu.

Dalam perjalanan menuju rumah mantan pacarnya ini yang tak jauh dari kos-kosan, tersangka sempat cekcok dengan mantan pacarnya tersebut hingga tersangka melepaskan pukulan ke wanita yang pernah menjadi kekasihnya itu.

Tanpa diketahui, sang pacar (Korban) melihat hal tersebut dan langsung melerai keduanya dan mengatakan bahwa wanita tersebut adalah pacarnya.

Akhirnya keduanya saling adu mulut dan korban langsung melepaskan beberapa pukulan terhadap tersangka dengan tujuan agar tersangka meninggalkan tempat tersebut.

Tak tertahankan sakit hati yang dilakukan korban, JG (tersangka) langsung mencabut senjata tajam (Sajam) jenis pisau yang di selipkan di pinggangnya dan langsung menusuk korban dua kali di leher dan satu di tangan korban.

Melihat korban yang sudah bersimbah darah, tersangka JG langsung melarikan diri.

Setelah mendengar informasi tersebut pihak Reskrim Polres Minut dibawah komando Kasat Reskrim AKP Kadek Dwi Shantika Miharjaya SH langsung mendatangi Tempat kejadian perkara (TKP).

Sementara itu Kapolres Minut AKBP. Grace KD Rahakbau SIK MSi didampingi Kasat Reskrim  AKP.Kadek Dwi Shantika Miharjaya SH dalam Press Release membenarkan kejadian tersebut serta menjelaskan bahwa tersangka langsung diamankan dalam waktu tiga jam setelah dilakukannya penganiayaan terhadap korban.

“Tersangka masih dibawah umur dan kita amankan langsung di rumahnya atas bantuan masyarakat dan keluarga. Tetap akan melewati proses hukum dan terjerat pasal 351 KUHP,”jelas Kapolres Rahakbau.

(vhy)

About The Author

Reply

example banner
.