example banner
.

Bupati ROR Ikuti Rakor Pencegahan Korupsi Terintegrasi

TONDANO,pojoksulut.id — Bupati Minahasa Ir Royke Oktavian Roring M.Si (ROR) menghadiri Rakor dan Supervisi Pemberantasan Korupsi Terintegrasi (Pencegahan dan Penindakan) di aula Rudis Wali Kota Tomohon, Selasa (23/4/2019).

Selain Bupati Minahasa, hadir pula Wali Kota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak, Wakil Walikota Tomohon Syerly Adelyn Sompotan, Bupati Mitra James Sumendap SH, Wakil Bupati Minsel Frangky Wongkar SH, Wakil Bupati Sitaro John Palundung SE, Sekdakab Minut Ir. Jemmy H Kuhu MA, Sekda Kota Bitung  DR. Audy Pangemanan dan Sekdakab Sangihe Edwin Roring SE ME.

Dalam materinya, pimpinan tim pencegahan KPK Budi Waluya SE, MBA dan Ketua koordinasi wilayah IX Koordinasi KPK Dwi Aries Sudarto, SH menyampaikan capaian MCP (Monitoring Centre Of Prevention) 2018 dan penyusunan rencana aksi 2019.

Progres Renaksi Korsupgah Pemkab melalui perencanaan penggaran APBD, pengadaan barang dan jasa, pelayanan terpadu satu pintu, kapabilitas APIP, manajemen ASN, dana desa, optimalisasi pendapatan daerah dan manajemen aset daerah.

“Evaluasi 2018 meliputi belum optimalnya pemenuhan evidence yang dilakukan oleh OPD terkait, koordinasi yang kurang maksimal antar OPD, kurangnya memahami indicator capaian MCP, dan beberapa evidence yang harus dipenuhi dalam MCP diluar kuasa pemda,”terang keduanya.

Sementara itu, Wali Kota Tomohon Jimmy F Eman menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan KPK RI menjadikan Kota Tomohon sebagai tuan rumah pelaksanaan kegiatan ini yang dimaksudkan untuk memonitor dan mengevaluasi program pemberantasan korupsi terintegrasi pada 9 kabupten/kota yang ada di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

“Diharapkan kegiatan ini dapat berjalan dengan baik sehingga upaya pemberantasan korupsi di indonesia lebih khusus bagi pemerintah daerah yang ada di Provinsi Sulawesi Utara dapat lebih maksimal, mulai dari mengefektifkan upaya pencegahan sehingga perbaikan dapat dilaksanakan secara baik dan bisa mempersempit ruang bagi pelaku korupsi di daerah,”ujarnya.

“Marilah kita ciptakan pemerintahan yang bersih bebas dari praktek praktek korupsi sehingga tujuan pembangunan nasional maupun daerah dapat dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan tepat sasaran,”tambah Wali Kota Tomohon dua periode ini.

(joudi)

About The Author

Reply

example banner
.