Bupati ROR dan Forkopimda Minahasa Rapat Bahas Karhutla dan Eceng Gondok

TONDANO,pojoksulut.id — Bupati Minahasa Ir Royke Octavian Roring MSi (ROR) mengadakan rapat bersama Forkopimda Kabupaten Minahasa di ruangan rapat Polres Minahasa, Selasa (13/8/2019).

Hadir dalam rapat tersebut, Kapolres Minahasa AKBP M Denny Irawan Situmorang SIK, Dandim 1302 Minahasa Letkol inf Slamet Raharjo SSos, MSi, Ketua Pengadilan Negeri Tondano ST. Iko Sudjatmiko SH,MH, Ketua DPRD Kabupaten Minahasa James Rawung SH, Kòordinator BIN wilayah Minahasa Adri, Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Jeffry Korengkeng SH, MSi, Asisten Pemerintahan dan Kesra DR Denny Mangala MSi, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Minahasa, Drs Jorry Gumansing dan sejumlah undangan lainnya.

Saat ditemui pewarta usai rapat, Bupati ROR menjelaskan bahwa pertemuannya dengan Forkopimda Minahasa membicarakan berbagai hal termasuk untuk mengantisipasi apa yang disampaikan Presiden kepada Kapolri dan Panglima TNI termasuk Gubernur Sulawesi Utara tentang Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), dimana saat ini musim panas yang kita alami sangat berbahaya untuk kebakaran.

“Di kabupaten Minahasa sudah beberapa titik yang terjadi kebakaran, seperti hari ini, yang terjadi di sekitaran Pineleng dan Tombariri. Bersyukur, gerak cepat dari masyarakat dan petugas pemadam kebakaran Kabupaten Minahasa sehingga kebakaran bisa teratasi,”jelasnya.

Selain itu, Bupati ROR mengimbau kepada seluruh masyarakat supaya menjaga dan tidak membuang puntung rokok sembarangan, membakar sampah atau sengaja membakar rumput untuk membersihkan lahan yang dapat berakibat kebakaran membesar dan merembet ke tempat lain.

“Saya menginstruksikan kepada camat, lurah dan hukum tua serta pimpinan agama untuk mengimbau warganya untuk mengantisipati kemarau panjang ini,”papar bupati.

Dalam pertemuan ini pula, lanjut bupati, dibahas cepatnya perkembangan eceng gondok di Danau Tondano dan Sungai Tondano.

“Pemerintah Kabupaten Minahasa bersama dengan pihak propinsi bekerja sama dengan TNI dan Polri dalam mengatasi eceng gondok ini, walaupun tahun ini terbatas, kiranya tahun depan, penanganannya sudah lebih baik lagi lewat Kementerian Lingkungan Hidup dan Kementerian Pekerjaan Umum,”tandas bupati.

(joudi)

About The Author

Reply