example banner
.

BMI Minut Dukung Kapolda Sulut Berantas Oknum Mafia Tanah

AIRMADIDI, pojoksulut.id– Akhir-akhir ini masyarakat sangat diresahkan dengan adanya oknum mafia tanah apalagi yang ingin menguasai tanah-tanah milik penduduk yang notabene sudah ada surat-surat yang berkekuatan hukum.

Oleh sebab itu, Kapolda Sulawesi Utara (Sulut) Irjen Pol. Drs.Royke Lumowa MM, memberikan pernyataan di salah satu media cetak, bahwa harus ada tim khusus yang bertugas menyelesaikan kasus-kasus tanah tersebut. Semua yang ilegal di nyiur melambai harus diberantas karena sangat merugikan masyarakat. Keadilan harus ditegakkan.

Selaku Organisasi Masyarakat (Ormas)/ Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Brigade Manguni Indonesia (BMI) Minahasa Utara (Minut) juga mendukung penuh pernyataan serta tindakan dari Kapolda Sulut ini.

Hal tersebut dikatakan Penasehat BMI Minut Yulianto Samola yang didampingi Sekretaris BMI Minut Tommi Rotty kepada wartawan di RM Dodoku, Airmadidi. Sabtu (11/7/2020).

” Kami selaku BMI Minut, sangat mendukung pernyataan dari Kapolda Sulut yang ingin memberantas mafia tanah di Sulawesi Utara. Agar masyarakat tidak ada yang dirugikan,” ujar Samola.

Lanjut dikatakannya, sebagai contoh yang terjadi di Minahasa Utara, dimana tanah milik PT Aman Liman Jaya di Kabima Desa Tontalete.

” Contohnya saja, tanah milik PT Aman Liman Jaya di Desa Tontalete, sudah dibeli dari lelang negara sejak 2004, sudah bersertifikat, punya kekuatan hukum dari MA, sudah ada Inkrah, tapi sampai sekarang masih ada oknum mafia yang masuk ingin menguasai tanah tersebut. Ini sangat merugikan pihak yang terkait,” tutur Samola yang dibenarkan oleh Tommi Rotty.

” Jadi intinya, apa yang dikatakan Pak Kapolda Sulut untuk membasmi mafia-mafia tanah ini, kami dari BMI Minut siap mendukung. Karena ini semua demi kesejahteraan dan kenyamanan masyarakat,” kunci Samola.
(vhy)

About The Author

Reply

example banner
.